Portal Penyejuk Hati

Ma'had Aly Al-Ihsan

Jaddung Pragaan Sumenep Madura

Surat Terakhir Untuk Bunda

Setiap makhluk hidup didunia ini, siapapun itu kasih saying ibu merupakan kebutuhan pokok yang tiada bandingnya. Tidak terkecuali bagi seekor hewanpun kasih sayang seorang ibulah yang merupakan kunci semangat hidupnya. 

###

Sejak bunda dan ayah bercerai, bunda menikah lagi dan ayah bekerja diluar negeri, Aku tinggal dengan nenek yang sudah lanjut usia,bunda jarang menemuiku karena bunda sibuk dengan keluarga barunya.Disaat aku merindukan bunda aku sering mengirimkan surat kepada sepupuku yang tinggal bertetangga dengan bunda,setiap hari aku menanyakan semua tentang bunda yang tak kunjung menemuiku,kak syifa namanya,dia sepupuku dari jalur bunda, dan dia juga merupakan satu-satunya orang yang masih peduli padaku selain nenek.

Setiap hari aku selalu berharap bisa seperti saudaraku,yang bisa mendapatkan kasih sayang bunda dengan sepenuh hati, berbeda dengan aku yang hanya bisa bertemu bunda di saat-saat tertentu saja.

Hari ini aku mengirimkan surat lagi kepada kak syifa, surat yang tidak seperti biasanya,aku meminta kak syifa untuk memberitahukan bunda bahwa besok adalah penerimaan raport yang harus dihadiri oleh orang tua siswa dan siswi,karena aku tidak mungkin meminta nenek untuk hadir ke sekolah karena nenek sedang dirumah paman.

###

          “Siswi terbaik kelas XII tahun akademik 2020-2021 jatuh pada ananda nihal asy-syafitha kepada nihal dan orang tuanya di persilahkan.” Semua orang bertepuk tangan saat namaku disebut,api aku hanya diam tidak tahu harus dengan siapa aku maju kedepan karena bunda tidak kunjung datang.

Hari ini adalah hari dimana aku meminta bunda untuk hadir ke acara penerimaan raport sekolah,tapi sepertinya bunda tidak akan datang padahal hadiah ini akan kupersembahkan untuk bunda.

”sstt.. nihal, maju dong nama kamu tuh di sebut “ Zahra temanku menyuruh aku untuk maju tapi aku malu karena semua teman-temanku bersama orang tua mereka masing-masing,

”aku malu Zahra,bunda dan ayah tidak hadir hari ini.”

“gak usah malu dong hal,mungkin mereka hari ini ada kerjaan yang gak bisa di tinggalkan,ayo maju semangat, kamu pasti bisa.”

mungkin  Zahra benar mereka tidak biasa hadir karena mereka sibuk dengan pekerjaan masing-masing sehingga apa yang aku butuhkan tidak penting lagi buat mereka. Dengan dorongan semangat dari teman-temanku, aku maju tanpa ayah dan tanpa bunda.

###

          Sepulangnya dari sekolah,aku menunggu bus agar segera membawaku pulang kerumah,teapi semenit kemudian aku beretemu dengan kak syifa. Dia menanyaiku tentang piala yang kubawa, tapi aku menyembunyikannya dan menyuruh kak syifa untuk tidak memberi tahu bunda karena aku takut bunda menyesal karena tidak menghadiri acara di sekolah tadi.

”emm…kak, keadaan bunda dan keluarganya baik-baik sajakan? Soalnya tadi bunda tidak datang ke acara sekolah”

“mereka baik-bak saja hal,Cuma yang lagi tidak baik baik saja itu kamu,”

“emang aku kenapa sih kak, aku bak-baik aja kok”

“terus kalau kamu baik-baik saja kenapa dihidung kamu banyak darahnya?”. Aku meraba hidungku, tanpa sadar aku mimisan lagi,sebenarnya bukan Cuma hari ini saja aku  mimisan sudah sebulan lebih,tapi aku takut untuk memberi tahu bunda dan nenek, karena kalau aku memberi tahu mereka pasti aku jadi beban mereka,dan aku tidak mau itu terjadi.

“kak, jangan kasih tahu bunda dan nenek ya,.lagian ini Cuma mimisan biasa kok”,kak syifa hanya diam sambil menghapus darah yang mengalir dihidungku,”kak,jawab nihal dong..pliiss nihal mohon sama kakak”

“nihal,kalau semuanya kamu sembunyikan dari mereka,mereka akan semakin tidak peduli sama kamu !”

“pokoknya apapun itu jangan pernah kasih tahu mereka kak, Cuma kak syifa yang tahu,nihal mohon sama kakak ya…”.

“terserah kamu deh,susah kakak ngomong sama kamu yaudah ayo pulang kakak anter”

Disaat aku hendak berdiri tiba-tiba pusing dikepalku kambuh dan  aku tidak sanggup untuk berjalan, karena ini tidak seperti biasanya,”tuhan kumohon jangan sekarang”

“nihal kamu kenapa? Jangan bikin kakak hawatir, ayo kerumah sakit sekarang”

“gak us..”sebelum aku melanjutkan perkataanku pandanganku sudah gelap dan aku sudah tidak bisa mendengar suara kak syifa lagi.


###

“halo tante,tante bisa kerumah nenek gak? Nihal sakit,nenek sedang kerumah paman” 

“aduh gimana ya , tante sedang sibuk sekarang,biasanya kalau nihal sakit dikasih paracetamol sembuh, coba kamu kasih deh”

“tapi tan__” tut tut tut (sambungan terputus)

Aku tetap menutup mataku takut kak syifa tahu kalau aku mendengar percakapannya dengan bunda,tapi sedetik kemudian air mataku tidak bisa diajak kompromi,tiba-tiba tangan kak syifa menyentuh pelipisku yang sudah banjir air mata.

“kenapa kamu tidak pernah cerita kalau kamu terserang penyakit leukemia stadium akhir nihal ?” dengan terpaksa aku membuka mata dan melihat kak syifa yang sudah menangis sambil memelukku,

“kak syifa jangan nangis, nihal baik-baik saja kok,nanti pasti sembuh.Kak, kalau bunda dan nenek nanyain nihal, bilang kalau nihal Cuma demam biasa ya.!”

“tapi hal,ini kan penyakit serius,”

“nihal mohon sama kakak, nihal gak mau menyusahkan mereka kak”

“kamu yang sabar ya.”

“kak terima kasih sudah tidak memberi tahu bunda kalau nihal dirumah sakit”.kak syifa hanya mengangguk sambil memelukku. Dia berbohong kepada bunda tentang aku yang berada di rumah nenek, padahal aku sekarang berada di tempat yang paling aku benci rumah sakit, dengan selang yang menempel dilengan dan dihidungku.

“kakak bantuin kamu itu karena kamu saudara kakak,kamu sudah kakak anggap seperti adek sendiri”

“kak, terima kasih ya sudah membantu nihal selama ini,kalau bukan kak syifa mungkin nihal sudah gak punya siapa-siapa buat bantu nihal nganterin surat ke bunda dan merawat nihal disini,nanti kalau nihal sudah di panggil tuhan kakak jangan nangis,doakan nihal saja biar nihal senang”

“kamu ngomong apa sih hal,kamu pasti sembuh kakak bakal bantu kamu buat berdo’a sama Allah biar kamu cepat sembuh dan ketemu sama bunda kamu”

(ya Allah terima kasih engkau sudah mengirimkan orang baik ini kepada hamba,jaga dia ya Allah kalau hamba sudah berada di sisimu)

###

          Tess…

Darah ini mengalir lagi dan semakin banyak, sakit kepala ini semakin menyerang dan lebih parah dari sebelumnya,aku tidak kuat.kak syifa sedang kekamar mandi bagaimana ini.

“arghhh….sakiitt…” aku berteriak sekuat tenanga agar ada orang yang mendengar.dan akhirnya kak syifa datang dengan wajah panik melihat aku yang menangis sambil memegang kepala dengan darah yang berceceran dimana-mana.

“nihal….kamu kenapa..??sebentar kakak panggil dokter dulu ya..” sebelum kak syifa memanggil dokter aku mencegahnya

“kak,kalau nihal sudah saatnya dipanggil tuhan, nihal titip surat ini ya sama bunda”. Aku memberikan amplop yang aku tulis tadi malam untuk bunda.setelah menyerahkan surat itu aku mulai melemas dan semuanya menjadi gelap.

###

Hari ini mendung langitpun seolah tahu bahwa sedang ada hati yang terluka atas kepergiannya, NIHAL ASY-SYAFITAH,gadis cantik itu pergi dari dunia ini selamanya.


 

Teruntuk bunda sang bidadari surga

Bunda__apa kabar ? apakah bunda baik baik saja ?nihal harap semoga bunda selalu baik-baik saja.

Bunda__terima kasih atas semua perjuangan bunda untuk nihal selama ini,maaf nihal belum bisa membalas semua perjuangan bunda. Terima kasih sudah memperkenalkan nihal ke dunia fana ini,tanpa jerih payah bunda nihal gak akan hadir kedunia ini.

Bunda__nihal minta maaf sama bunda,nihal belum bisa menjadi puteri terbaik bunda.jujur saat bunda dan ayah bercerai hidup nihal terasa sudah berakhir sat itu juga,tapi kak syifa bilang nihal harus kuat untuk bunda.bunda, nihal sedih saat tau nihal harus berpisah dengan bunda,nihal ingin seperti yang lainnya bisa bersama bundanya dengan sesuka hati.

Bunda__saat bunda sakit nihal ingin ada disamping bunda,tapi sepertinya ada atau tidak ada nihal bunda tidak masalah,maaf bunda nihal tidak bisa se special mereka di hati bunda yang nihal tahu hanya menyusahkan bunda.

Bunda__kemarin nihal menjadi siswa terbaik disekolah,awalnya nihal ingin didampingi bunda tapi seprtinya urusan nihal bukan hal yang penting untuk bunda.

Bunda__sejak nihal tidak tinggal bersama bunda nihal oleh dokter divonis mengidap penyakit leukemia stadium akut tapi nihal menyembunyikan semua ini dari bunda dan nenek,soalnya nihal takut menjadi beban bunda.sekali lagi maafkan nihal tidak pernah bercerita kepada bunda soal penyakit ini, karena saat nihal sakit pun bunda tidak akan pernah datang.

Bunda__mulai sekarang nihal tidak akan pernah merepotkan lagi, karena nihal akan pergi ke tempat yang sangat jauh tanpa bunda dan ayah.bunda jangan sedih,bunda itu harus bahagia tanpa nihal. doakan nihal, semoga nihal bisa bersama dengan bidadari surga seperti yang pernah bunda ceritakan dulu.

Bunda__sekarang hari ibu sedunia,sebelum nihal benar-benar pergi dari dunia ini, nihal ucapkan happy mother’s day bunda. Semoga bunda selalu bahagia. dan mendapat lindungan Allah. AMIN.


 Setelah prosesi pemakaman nihal selesai syifa memberikan surat yang nihal titipkan kepada bundanya.








Tulisan Populer
Tulisan Terbaru
Tulisan Terbaca